JAKARTA, Checkbind.com – Warga Jakbar Laporkan Pembakaran Sampah ke JAKI, Tak Ditanggapi! . Hendrika (30), penghuni apartemen di Cengkareng, Jakarta Barat, mengaku frustasi setelah aplikasi Jakarta Kini (JAKI) terus mengabaikan laporannya tentang pembakaran sampah liar. Padahal, sejak 2022, ia rutin melaporkan masalah ini dengan melampirkan bukti foto dan video.
“Kami sudah lapor berkali-kali lewat JAKI, bahkan ada laporan yang sudah 10 bulan lalu. “Sayangnya, pihak JAKI sama sekali belum memberikan respons,” tegas Hendrika saat berbincang dengan awak media, Rabu (28/5/2025).
“Kami tidak pernah berhenti melapor, tapi pihak terkait seolah mengabaikan laporan kami,” ujarnya dengan nada kesal. Bukan cuma satu dua orang yang ngalamin ini,” tambahnya kesal.
Hendrika curiga, pelaku sengaja membakar sampah di waktu-waktu tertentu agar tidak ketahuan. “Kadang mereka bakar pas subuh atau maghrib. Kalau kami tungguin dari pagi, malah enggak ada aktivitas,” ceritanya.
Ia meyakini ada oknum besar yang terlibat. “Beberapa kali kami menyaksikan truk-truk besar sengaja membuang dan membakar sampah di area itu,” tegas Hendrika. Kalau legal, kenapa truknya bukan milik Pemkot Jakarta?” tanyanya.
DLH Sudah Tegur, Tapi Masih Terus Berulang
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sempat menindak oknum pembakar sampah, tapi aksi itu masih berlanjut. “Petugas datang, mereka berhenti. Tapi begitu pergi, bakar lagi. Asapnya naik ke apartemen, kami yang jadi korban,” keluhnya.
Hendrika juga sudah mengadu ke pengelola apartemen dan kelurahan, tapi belum ada perubahan. “Udara jadi kotor, debu nempel di balkon sampai hitam. Bahkan handuk jemuran ikutan kena,” ujarnya.
Baca juga: Polri Tampilkan Foto Ijazah Jokowi Saat Konpers
Ia berharap Pemprov DKI dan instansi terkait segera turun tangan. “Ini sudah ganggu kesehatan dan kenyamanan. Kami butuh solusi, bukan janji!” tegasnya.
Dengan kondisi ini, warga apartemen terus waspada dan berharap aksi pembakaran ilegal segera dihentikan sebelum dampaknya makin parah.



